Halaman

Senin, 11 Juni 2012

Teknik Menulis Resensi


Resensi adalah suatu tulisan atau ulasan mengenai nilai sebuah hasil karya atau buku. (Keraf 1941)
Tujuan resensi adalah menyampaikan keapada pembaca apakah sebuah buku atau hasil karya itu patut mendapat sambutan dari masyarakat atau tidak. Seorang penulis pertimbangan buku bertolak dari tujuan untuk membantu para pembaca dalam menentukan perlu tidaknya membaca sebuah buku tertentu, atau perlu tidaknya menikmati suatu hasil karya seni. (Keraf 274). Tugas pokok penulis resensi adalah memberi sugesti kepada para pembaca apakah sebuah buku patut dibaca atau tidak. Ia harus melukiskan dasar-dasar bagi pendapatnya itu serta kriteria yang dipergunakan untuk membentuk pendapatnya itu. (Keraf 279).
Menurut William Zinsser, syarat yang harus dipenuhi menjadi penulis resensi yang berhasil:
1.      Seorang penulis resensi harus cinta pada bidang yang ia tulus. Pembaca berhak memperoleh resensi dari seorang yang memiliki muatan pengetahuan, kecintaan dan pernyataan sikap yang mendalam tentang bidang yang disorot itu.
2.      Jangan mengungkap terlalu banyak jalan cerita. Katakana pada para pembaca alur cerita secukupnya agar mereka mau membaca, tetapi tidak terlalu banyak sehingga kelak membunuh rasa puas baca mereka.
3.      Pakailah keterangan spesifik. Hindari ungkapan datar dan kutip contoh dari isi buku untuk menunjukkan buku itu bagus dan mempesona.
4.      Cari bahan latar belakang tentang pengarang, pengalamannya serta sumber-sumber informasinya. Lacak juga sejarah dan pola hidup yang berlaku pada zaman masalah pokok yang ada dalam sorotan. Ungkap pula keadaan geografis tempat masalah pokok.
5.      Pakailah porsi besar resensi Anda untuk komentar. Bandingkan buku itu dengan karya orang lain sehingga pembaca memperoleh pengertian lebih baik tentang masalah pokok tersebut.
(Zinsser 1990:174-5)
Ciri-ciri resensi yang baik:
3 pertanyaan yang menjdai tolok ukur apakah sebuah resensi berhasil atau tidak:
  1. Apakah penulis resensi menunjukkan bukti ia memiliki pengetahuan yang baik tentang masalah pokok?
  2. Apakah penulis resensi mengutarakan komentar tepat-ucap sehinga  pembaca dapat membuat keputusan apakah buku itu layak baca atau tidak?
  3. Apakah resensi itu membangkitakan rasa ingin baca Anda?
Adams dan Stratton 209

Bahan bacaan:
  1. Julian Adams & Kenneth Stratton Press Time, Student Jiurnalism 1969 Second Edition Prentice Halln
  2. Gorys, Keraf Komposisi, Sebuah Pengantar Kemahiran Bahasa 1971 Nusa Indah Ende
  3. Zinsser, William On Writing Well 1990 Fourth Edition Harper Perrenial

Tidak ada komentar:

Posting Komentar